PT NATURAL NUSANTARA YOGYAKARTA

PT NATURAL NUSANTARA YOGYAKARTA

DAFTAR HARGA PRODUK NASA

Gejala Dan Kerusakan Kelapa Sawit Jika Kekurangan Unsur k

Gejala Dan Kerusakan Kelapa Sawit Jika Kekurangan Unsur k

Tanaman kelapa sawit termasuk tanaman yang sangat membutuhkan unsur hara. Tanpa adanya unsur hara, tanaman tidak akan bisa hidup dengan baik. Pemberian unsur hara dapat dilakukan dengan cara pemberian pupuk pada tanah dimana tanaman kelapa sawit di tanam.
Unsur hara yang dapat diberikan pada kelapa sawit ada dua jenis, yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro dibutuhkan dalam jumlah yang banyak.

Sedangkan unsur hara mikro dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Jenis unsur hara makro adalah seperti N, P, K, Mg, dan Ca. Sedangkan jenis unsur hara mikro adalah Zn, B, dan Cu.
Apa yang akan terjadi jika tanaman kelapa sawit kekurangan unsur hara? Layaknya manusia yang kekurangan makanan, begitu pula kelapa sawit yang kekurangan unsur hara.

Kelapa sawit yang kekurangan unsur hara akan mengalami cacat pada beberapa bagian, layu, atau bahkan tanaman dapat mati.

Tidak hanya unsur hara makro dan unsur hara mikro saja yang dibutuhkan oleh tanaman kelapa sawit. Namun, ada beberapa jenis unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kelapa sawit.

Jika unsur hara tersebut tidak dipenuhi, maka akan ada permasalahan yang akan dialami oleh tanaman tersebut. Lantas, apa-apa saja  unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kelapa sawit dan apa yang akan terjadi jika unsur hara tersebut tidak dipenuhi?

DEFISIENSI KALIUM

Bercak-bercak orange pada anak daun merupakan gejala defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit. Bercak orange ini dapat ditembus cahaya matahari. Gejala defisiensi Kalium dimulai dari daun tua ke daun muda. Gejala defisiensi kalium seperti yang terlihat pada gambat dibawah.

KALIUM ( K )

KALIUM sangat berperan bagi tanaman terutama dalam mengendalikan proses membuka dan menutupnya stomata, aktivitor enzim, dan meningkatkan transport hasil fotosintesa kebagian penyimpanan ( buah).

a. Gejala defisiensi ( K ).
Gejala defisiensi berupa orange spotting dan confluent orange spotting serta mid crown yellowing dimulai dari pelepah tua.
Gejala orange spotting berupa bercak-bercak berwarna orange yag mengkilat dan meneruskan cahaya pada anak daun.
Dilapangan harus dibedakan adanya gejala confluent corange spotting akibat genetis dan akibat defisiensi K dengan memperhatikan adanya kemampuan untuk meneruskan cahaya matahari.
Gejala mid crown yellowing ditandai dengan berkembangnya gejala nekrosis warna coklat kekuningan yang tidak cerah, bercak kecil yang mengalami klorosis ini berkembang keseluruhan daun yang selanjutnya terbentuk pita berwarna kuning disisi helai daun. Pada gejala defisiensi berat, mid crown yellowing dan confluent orange spotting sering muncul secara bersamaan.

b. Penyebab defisiensi K.
Gejala defisiensi K dapat disebabkan oleh beberapa faktor :
Kandungan K dalam tanah yang rendah.
Tanah dengan reaksi sangat masam : tanah sangat berpasir, tanah gambut, tanah sulfat masam.
Tanah berkapur (Ca) maupun tanah mengandung Mg yang tinggi.
Aplikasi pupuk K yang tidak tepat dosis, cara dan waktu aplikasi.

c. Tindakan pencegahan.
Beberapa tindakan untuk mencegah dan menangani defisiensi K :
Meningkatkan bahan organik tanah.
Mencegah terjadinya aliran permukaan dan erosi.
Mengaplikasi pupuk secara tepat ( jenis pupuk, dosis, cara dan waktu aplikasi).
Monitoring dengan pengambilan contoh daun.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gejala Dan Kerusakan Kelapa Sawit Jika Kekurangan Unsur k"

Posting Komentar